strategi pembelajaran
ERMA YUNITA SARI/11901191/ PAI4A
STRATEGI PEMBELAJARAN
1. Pengertian strategi pembelajaran
Strategi pembelajaran adalah cara-cara yang
akan dipilih dan digunakan oleh seorang pengajar untuk menyampaikan materi
pembelajaran yang bertujuan untuk memudahkan peserta didik menerima dan
memahami materi pembelajaran, yang pada akhirnya tujuan pembelajaran dapat
dikuasainya di akhir kegiatan belajar
Metode pembelajaran adalah cara/ prosedur yang digunakan guru untuk
mencapai tujuan pembelajaran. Metode pembelajaran lebih bersifat prosedural,
yaitu berisi tahapan tertentu, sedangkan teknik adalah cara yang digunakan,
yang bersifat implementatif. Dengan kata lain, metode yang dipilih oleh
masing-masing guru bisa sama, tetapi teknik penyampaiannya yang berbeda-beda.
Strategi pembelajaran harus mengandung penjelasan tentang metode
atau prosedur dan teknik yang digunakan selama proses pembelajaran berlangsung.
Artinya, metode atau prosedur dan teknik pembelajaran merupakan bagian dari
strategi pembelajaran.
Hubungan antara strategi, tujuan, dan metode pembelajaran dapat
digambarkan sebagai suatu kesatuan sistem yang bertitik tolak dari penentuan
tujuan pembelajaran, pemilihan strategi pembelajaran, dan perumusan tujuan,
yang selanjutnya diimplementasikan ke dalam berbagai metode yang relevan selama
proses pembelajaran berlangsung.
2. Strategi pembelajaran menurut para ahli
o
Cropper(1998) mengataan bahwa strategi
pembelajaran merupakan pemilihan atas berbagai jenis latihan tertentu yang
sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai (Hamruni, 2009;3).
o
Moedjiono(1993) mengatakan bahwa strategi
pembelajaran adalah kegiatan guru untuk memikirkan dan mengupayakan terjadinya
konsistensi antara aspek-aspek dari komponen pembentuk sistem pembelajaran,
dimana untuk itu guru menggunakan siasat tertentu (Abdul Majid,2013:8).
o
Subana dan Sunarti (Iskandarwassid, Dadang
Sunendar,2008:5) memberikan pengertian strategi pembelajaran sebagai berikut:
§
Pola umum atau karakteristik abstrak dari
rentetan perbuatan pengajar dan peserta didik dalam perwujudan KBM
§
Rencana menyeluruh mengenai perbuatan
pembelajaran yang serasi bagi pencapaian tujuan pengajaran
§
Rancangan atau pola yang digunakan untuk
menentukan proses pembelajaran, merancang materi pelajaran, dan memandu
pengajaran di kelas
§
Pola umum kegiatan peserta didik yang
menggambarkan proses penentuan atau penciptaan situasi tertentu dalam
perwujudan kegiatan pembelajaran sehingga terjadi perubahan tingkah laku.
o
Depdiknas(2003) merumuskan strategi
pembelajaran sebagai cara pandang dan pola pikir guru dalam mengajar agar
pembelajaran menjadi efektif. Artinya , rumusan yang dibuat Depdiknas lebih
spesifik dengan tujuan yang jelas, yaitu meningkatkan efektivitas pembelajaran.
Rumusan Depdiknas tersebut diperkuat dengan pernyataan selanjutnya bahwa dalam
mengembangkan strategi pembelajaran, guru perlu mempertimbangkan beberapa hal
yang memungkinkan terciptanya pembelajaran efektif dan berhasil
baik(Darmansyah, 2010:18-19).
o
Menurut Wiranataputra(2001) strategi
pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang
sistematik dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan
belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi perencanaan pengajaran dan
para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas pembelajaran. Nunan
menafsirkan strategi pembelajaran sebagai proses mental yang digunakan
pembelajar untuk mempelajari dan menggunakan bahasa sasaran (Iskandarwassid,
Dadang Sunendar,2008:6 & 7).
o
Pendapat Dick dan Carey(1985) juga menyebutkan
bahwa strategi pembelajaran itu adalah suatu set materi dan prosedur
pembelajaran yang digunakan secara bersama-sama untuk menimbulkan hasil belajar
pada siswa. (Wina Sanjaya,2006:126).
o
Gerlach dan Ely menjelaskan bahwa strategi
pembelajaran merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan materi
pemblajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu. Selanjutnya dijabarkan oleh
mereka bahwa strategi pembelajaran dimaksud meliputi sifat, lingkup, dan urutan
kegiatan pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada peserta
didik (Hamruni,2009:3).
o
Wina Sanjaya(2006) menyatakan bahwa strategi
pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkain kegiatan) termasuk penggunaan
metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau kekuatan dalam pembelajaran
(Abdul Majid,2013:8).
3. Macam-macam strategi pembelajaran
Macam – macam Strategi Pembelajaran dalam Buku
Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan
(Wina Sanjaya,2006:128-129) Rowntree(1974)
membagi strategi pembelajaran dalam beberapa kelompok, yaitu:
·
Strategi Pembelajaran Penyampaian (Exposition)
Bahan pelajaran disajikan kepada siswa dalam
bentuk jadi dan siswa dituntut untuk menguasai bahan tersebut. Roy Killen menyebutnya
dengan strategi pembelajaran langsung (direct instruction).
Mengapa dikatakan langsung? Sebab dalam
strategi ini, materi pelajaran disajikan begitu saja kepada siswa, siswa
dituntut untuk mengolahnya. Kewajiban siswa adalah menguasainya secara penuh.
Dengan demikian , dalam strategi ekspositori guru berfungsi sebagai
penyampaian.
·
Strategi Pembelajaran Penemuan (Discovery)
Bahan pelajaran dicari dan ditemukan sendiri
oleh siswa melalui berbagai aktivitas, sehingga tugas guru lebih banyak menjadi
fasilitator dan pembimbing bagi siswanya. Karena sifatnya yang demikian
strategi ini sering juga dinamakan strategi pembelajaran tidak langsung.
·
Strategi Pembelajaran Individual (Individual)
Strategi belajar individual dilakukan oleh
siswa secara mandiri. Kecepatan, kelambatan, dan keberhasilan pembelajaran
siswa sangat ditentukan oleh kemampuan individu siswa yang bersangkutan. Bahan
pelajaran serta bagaimana mempelajarinya didesain untuk belajar sendiri.
·
Strategi Pembelajaran Kelompok (Groups)
Stategi belajar kelompok dilakukan secara
beregu. Sekelompok siswa diajar oleh seorang atau beberapa orang guru. Bentuk
belajar kelompok ini bisa dalam pembelajaran kelompok besar atau pembelajaran
klasikal, atau bisa juga siswa dalam kelompok-kelompok kecil semacam buzz
group. Strategi kelompok tidak memerhatikan kecepatan belajar individual.
Setiap individu dianggap sama. Oleh karena itu, belajar dalam kelompok dapat
terjadi siswa memiliki kemampuan tinggi akan terhambat oleh siswa yang memiliki
kemampuan kurang akan merasa tergusur oleh siswa yang mempunyai kemampuan
tinggi.
4. Strategi pembelajaran berdasarkan pengelolaannya
Dari cara penyajian dan pengolahannya,
strategi pembelajaran juga dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
·
Strategi Pembelajaran Deduktif
Strategi pembelajaran deduktif adalah strategi
pembelajaran yang dillakukan dengan mempelajari konsep-konsep terlebih dahulu
untuk kemudian dicari kesimpulan dan ilustrasi-ilustrasi, atau bahan pelajaran
yang dipelajari dimulai dari hal-hal yang abstrak, kemudian secara
perlahan-lahan, menuju hal yang konkret. Strategi ini disebut juga strategi
pembelajaran dari umum ke khusus.
·
Strategi Pembelajaran Induktif
Strategi ini bahan yang dipelajari dimulai
dari hal-hal yang konkret atau contoh-contoh yang kemudian secara perlahan
siswa dihadapkan pada materi yang kompleks dan sukar. Strategi ini kerap
dinamakan strategi pembelajaran dari khusus ke umum.